Sejarah SIO dan EC

Bermula dari I/O (Input-Output) dengan Chipset terintegrasi kemudian menjadi Super IO atau SIO hingga kini menjadi EC (Embedded Controller) dimana didalamnya sudah disertakan KBC (Keyboard Controller).

Mengapa namanya SUPER? Karena dulu skitar tahun 1980 an – 1990 an setiap device (peralatan) yg hendak di hubungkan ke system Mainboard membutuhkan chip I/O tersendiri dengan system yg terpisah, sehingga membuat system computer menjadi ribet, tapi sejak perusahaan seperti Nuvoton, Winbond, ITE, ENE, SMSC dll memproduksi chip yg mampu mengakomodir semua kebutuhan input output maka hal itu dapat diatasi, artinya untuk menghubungkan Harddisk, Floppy disk, Printer, Mouse, dll ke Mainboard cukup dengan 1 chip saja, atau dengan kata lain chip ini menyediakan semua port yg dibutuhkan untuk peralatan external, oleh karena itu chip ini cukup layak mendapat gelar “Super” .

Ketika pada tahun 1999 Intel Corp mengenalkan PCI BUS (32 Bit) dan Chip Southbridge yg lebih kencang dan modern secara otomatis dunia komputer berubah, Peralatan (Device) yg membutuhkan kecepatan tinggi seperti HDD tidak lagi dihubungkan ke Super I/O chip melainkan langsung ke southbridge.

dalam dunia komputer modern sekarang Super I/O chip masih dipakai walaupun ada beberapa pengurangan fungsi, antara lain hilangnya FDD controller, Game Port, sementara fungsi paralel port dan serial port masih di pertahankan.

Dalam Dunia Laptop sendiri ada chip yg menyerupai fungsi Super I/O pada PC walaupun chip ini memiliki fungsi yg lebih spesifiik lagi, selain menghubungkan system board ke dunia luar chip ini juga mengontrol beberapa device seperti batere pack dan kipas.

Gambar beberapa Super I/O Pada laptop yg terkenal :

LANTAS APA ITU EC (Embedded Controller) ???

Pengertian EC (EMBEDDED CONTROLLER) adalah Suatu System Komputer atau system control yg memiliki tugas khusus yg di “tempelkan” atau di “tanamkan” dalam system komputer yg lebih besar, jadi EC sbenarnya adalah satu system “komputer mini” yg cukup lengkap, dimana di dalamnya terdapat Mikroprosesor, ROM, RAM, system I/O dll, jadi mengacu pada pengertian ini maka Super I/O chip ini dapat juga di kategorikan sebagai EC. malah sekarang para produsen chip ini menggunakan istilah EC untuk produksi mereka.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *